Kamu Berharga dan layak untuk dicintai

from pinterest

Setelah dua kali gagal membina hubungan, dan dua-duanya dikhianati, rasa percaya diriku luntur. Sebegitu burukkah aku? Untuk menyembuhkan luka ini memang tidak mudah. Hingga sekarang ini, aku saja masih belum benar-benar pulih dari sakit dan trauma ini. Aku merasa seperti tidak pantas dan layak untuk dicintai. Bahkan setiap kali mencoba untuk menjalin hubungan, aku masih selalu merasa ketakutan. Benar-benar sungguh menyiksa. Berkutat dengan trauma dan ketakutan.

Tapi aku selalu berusaha sadar dan berbicara kepada diriku sendiri. Bahwa aku berharga dan aku layak untuk dicinta. Mereka berselingkuh, itu tidak ada hubungannya denganku. Mereka pun masih belum selesai dengan diri sendiri. Mereka belum puas dan belum cukup bahagia dengan diri sendiri. Mungkin seperti aku, yang akhirnya mereka tidak menemukan kebahagiaan dan kepuasan hidup dari pasangannya, sehingga mencari pasangan lainnya yang menurut mereka sempurna dan lebih baik serta bisa membahagiakan mereka.

Ketika ada orang lain yang tidak menerima ketidak kesempurnaan dan kekuranganku, aku sendirilah yang harus menerima kekurangan dan ketidak sempurnaanku. Ketika orang lain yang tidak mencintai diriku, aku sendirilah yang harus mencintai diriku sendiri. Ketika orang lain meninggalkanku, aku sendirilah yang harus menjadi teman untuk diriku sendiri. Aku berharga dan layak untuk dicintai. Aku tahu, pengalaman ini tidak hanya dialami oleh diriku. Dan kita pasti bisa melewati masa-masa ini. 

Tidak apa-apa menjadi tidak sempurna. Tidak apa-apa menjadi diri sendiri yang ternyata tidak bisa menyenangkan orang lain. Tidak apa-apa untuk jujur yang ternyata tidak bisa membahagiakan orang lain. Kita tidak perlu selalu berpura-pura. Ada saatnya kita untuk menjadi diri sendiri yang ternyata itu tidak okay. Tidak perlu aku selalu menunjukan diriku yang kuat. Tidak perlu aku selalu menunjukan diriku yang ceria. Tidak perlu aku menjadi sempurna, menyenangkan semuanya, bisa melakukan semuanya. Tidak apa-apa dan aku tetap berharga. Dan setiap orang memang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Semoga, aku, kamu, kalian yang mengalami pengalaman yang sama ini bisa bangkit lagi. Berjalan ke depan tanpa lagi melihat ke belakang. Menjadi diri sendiri yang penuh percaya diri. 

Share:

No comments:

Post a Comment