Memaafkan diri sendiri ''Ho'oponopono"

 

Halo Dear,
Apa kabar? Hari ini aku mau bercerita tentang memafkan diri sendiri. Terkadang ketika kita merasa tersakiti, kita belajar dengan keras memaafkan orang yang menyakiti kita. Melakukan healing untuk ikhlas menerima yang terjadi dan memaafkan orang lain dengan mencari sisi positif atas kesakitan yang kita dapatkan dari mereka. Tapi kita lupa untuk meminta maaf kepada diri sendiri. 

Lalu kita bertanya, memangnya kita salah apa? yang tersakiti adalah kita, kenapa kita meminta maaf kepada diri sendiri?

Aku tidak akan menjawabnya secara teori. Tapi berdasarkan pengalamanku. Hari kamis kemarin, tanggal 21 Oktober 2021, entah kenapa ketika aku sampai di kamar kecilku sendirian aku merasa sedih. Dan tiba-tiba air mata terus mengalir di pipi. Kadang dibarengi dengan sesenggukan. Dan muncul secara otomatis di hati serta bibirku, "aku minta maaf, aku minta maaf, aku sungguh minta maaf"

Meminta maaf atas segala kesalahanku yang membiarkan dan mengijinkan diriku menderita karena tersakiti, luka, kecewa dan kerabatnya. Meminta maaf atas kehidupan masa lalu yang mengharuskan diriku saat ini belajar lagi tentang kehidupan. Meminta maaf atas segala laku yang tidak menyenangkan atau menyakiti orang lain sehingga akupun harus merasakan apa yang mereka rasakan. Terasa sesak di dada merasakannya.

Berhenti sejenak dari menangis dan kemudian menangis lagi. Dari pagi sampai dengan sore, hanya menangis dan meminta maaf. Mungkin telah banyak dendam yang mengendap yang membuat diriku terus menemui kegagalan karena di pelajaran sebelumnya aku belum mendapatkan inti dari pembelajaran tersebut. Sehingga aku harus mengulang lagi. 

Setelah pembelajaran kegagalan relationship dan pekerjaan, kini terulang lagi aku gagal dalam merencanakan menjalankan bisnis. Aku terus masih reaktif ketika menemui kegagalan. Aku benar-benarr minta maaf kepada diriku, karena apa yang terjadi pada diriku adalah aku yang mengijinkannya. Aku yang mengijinkan, kesedihan, kecewa, kesakitan, bahagia, kesenangan itu datang padaku. Aku yang mengijinkan semuanya.

Jiwaku. aku meminta maaf kepadamu. I'am sorry, Please forgive me, i thank you, and i love you.. aku mencintaimu, terimakasih sudah bertahan berjalan bersama menjalani kehidupan ini, aku minta maaf selama perjalanan di kehidupan ini, aku terus mengabaikanmu, tolong maafkan aku, maafkan aku.

Semoga kita tidak lupa memaafkan diri sendiri... yang telah abai dan sering menyalahkan diri sendiri.


Share:

No comments:

Post a Comment