Aku Mandiri dan Aku Happy
![]() |
| from pinterest |
Halo Dear....
Apa kabarnya hari ini? semoga kamu selalu happy ya menjalani peran di kehidupan kali ini :)
Meski kita adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, tapi tidak seharusnya kita bergantung pada orang lain atau menjadi beban orang lain. Mungkin aku merasa aku sudah mandiri dalam menjalani hidup ini dengan keintrovertanku, (dalam keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain). Tapi ternyata aku pernah dibilang menjadi beban seseorang. Seseorang yang merasa terbebani ketika ada aku sehingga dia memilih meninggalkanku. Ternyata presepsi aku dan dia berbeda. Haha..
Oke, mungkin dalam hal ini aku sudah terlalu melekat sama dia. Apa-apa cerita sama dia, apa-apa ingin ditemani sama dia. Meski secara ekonomi aku tidak pernah dihidupi oleh dia, tapi ternyata aku bergantung sama dia. Dan itu adalah sebuah beban untuknya.
Kata temanku, tidak semua orang mempunyai presepsi begitu. Ada juga orang yang memiliki presepsi merasa kuat, merasa penting, merasa dibutuhkan, ketika ada orang yang yang bercerita dan ingin selalu ditemani. Tapi memang mungkin sedikit saja orang yang seperti itu. Karena terkadang kita pun jenuh jika tiap hari mendapat cerita-cerita yang selalu tidak menyenangkan, meski ada juga cerita yang menyenangkan.
Yang terjadi sudah tidak bisa diulang kembali. Yakinkan diriku bahwa aku mandiri dan aku happy. Aku tidak bergantung pada orang lain. Tidak apa melakukan apapun sendiri, tidak apa bercerita pada diri sendiri, tidak apa kemana-mana sendiri, tidak apa-apa merasakan tidak enak sendiri. Ah enak dan tidak enak itu kan presepsi. Lagi-lagi tentang presepsi. Tapi aku hanya ingin bilang kepada diriku sendiri, Bahwa aku Mandiri dan aku Happy. Aku bisa berdiri sendiri dan aku bisa tidak bergantung pada orang lain.
Jangan pernah menunjukan keluh kesahmu pada orang lain yang kita tidak tahu mereka sendiripun memiliki permasalahan sendiri yang sedang dihadapi.

No comments:
Post a Comment