Pertemuan Pertama Kami di Klangon


Entah apa yang membuat aku percaya padanya untuk datang menjemputku di kos. Setelah bercakap-cakap ringan melalui WhatsApp yang dimulai tangal 2 Agustus 2021, kami memutuskan untuk bertemu pada 15 Agustus 2022. Kami berencana untuk bermain ke salah satu tempat wisata yang ada di Jogja. Dan akhirnya kami memutuskan pergi ke Gunung Api Purba setelah memilih milih tempat wisata yang ada di Jogja dari internet. Dia menjemputku dengan tampilan yang sangat sederhana. Sama seperti aku yang tidak pandai berdandan.

Pergilah kami berdua dengan kuda besinya. Aku hanya bisa diam di belakang, dan dia fokus membawa kuda besinya dengan laju yang cepat. Meski kakiku sakit menahan pegangan, aku diam saja di belakang. Fikirku, kenapa ini orang buru buru sekali. Seperti dikejar sesuatu. Hehehee... 

Sesampainya disana, ternyata tempat wisata Gunung api purba itu tutup. Kami tidak bisa masuk, hanya bisa memandangi keangkuhan dan kemegahaannya dari luar. Lalu akhirnya kami memutuskan untuk ke Jogja bagian utara, tapi sebelumnya kami berkeliling melewati jalan candi Ijo, Candi Barong dan Tebing Breksi. Hanya melihat dari luar. Oh iya tempat wisata Gunung Api Purba tutup karena waktu itu sedang masa PPKM. Kami saja yang nekat pergi kesana. Hehe..

Sampailah kami di Klangon. Salah satu tempat wisata yang ada di Jogja bagian utara. Yang jelas, ini pertama kalinya aku ke Klangon. Maklum anak rumahan jarang kemana-mana. Cuma kerja pulang kerja pulang. Meski tempat wisatanya merupakan wisata alam sederhana, tapi aku bahagia bisa menikmati pemandangan alam dan Gunung Merapi dari dekat. Entah kenapa, aku sangat menyukai Gunung Merapi. Ada apa dengan aku dan Gunung Merapi??

Kami duduk berdua melihat merapi dan mengobrol hal sederhana bahkan konyol dengan menyampaikan imajinasi kami masing-masing. Dan tidak lama kami duduk, penjaga tempat wisata memberi himbauan kepada pengunjung untuk segera pulang. Akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan Klangon. Tempat dimana pertama kali aku melihat wajahnya dengan jelas dengan senyum manisnya. Dan dengan gaya topi yang dipakai terbalik serta Hody warna ungu semu pinknya. Hihihi.. Dan pertama kali aku merasa nyaman di dekatnya tanpa kata-kata (dalam keheningan menikmati pemandangan).

Share:

No comments:

Post a Comment